Lakukan Perubahan

By | April 13, 2015

berubah_1

Sesungguhnya Alloh tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. –Ar Ra’du ayat 11-

Persis 25 tahun yang lalu, para petinggi Sony puas menertawakan Samsung (kala itu Sony bagaikan dewa dalam jagat perusahaan elektronik, sedang Samsung adalah merk kulkas dengan kualitas abal-abal). Para veteran pegawai Samsung menceritakan perasaan sedih dan duka mendalam saat mereka mendapat perlakuan itu. Semua pegawai Samsung bertekad merobohkan perusahaan Sony yang penuh jumawa itu suatu hari kelak.

Demi melaksanakan tekad itu tahun 1995 CEO Samsung mengeluarkan kebijakan perubahan transformatif bersifat massif. Produk Samsung diwajibkan untuk mengalami perubahan, seluruhnya tanpa batas. Akibat dari kebijakan itu semua produk Samsung berubah drastis terutama  dari segi mutu dan inovasi. Hal itu mendorong angka penjualan menjadi bombastis.

Tahun ini profit penjualan Samsung mencapai 250 Trilyun. Lalu bagaimana dengan Sony? Mereka malah menderita kerugian 25 Trilyun. Setelah menjual divisi Vaio kini mereka berniat menjual divisi smartphone Sony Xperia dan divisi televisi Bravia. Vaio, Xperia dan Bravia adalah sederetan brand tangguh besutan Sony. Kini, Sony hanya sanggup bertahan dengan mengandalkan divisi playstation-nya. Tapi sampai kapan? Sangat memilukan menyaksikan kenyataan Samsung kini menjadi predator yang telah memangsa mereka. Banyak penduduk Jepang yang semakin muram membayangkan salah satu perusahaan ikon negara mereka sampai dicaplok perusahaan bekas negara jajahannya.

Perubahan. Inilah yang mendasari semangat Samsung untuk lepas dari cengkraman mematikan perusahaan Sony. Jika tidak ada semangat perubahan itu mustahil kita saksikan  Samsung seperti yang kita kenal saat ini. Sekeping cerita kebangkitan di atas memberikan hikmah bahwa kita bertanggung jawab untuk merubah nasib kita sendiri.

Alloh subhanahu wa ta’ala memberikan petunjuk melalui Al Qur’an bahwa setiap kita memiliki kemampuan untuk berubah. Jangan berharap nasib akan berubah tanpa ada do’a yang tulus dan kerja keras. Jangan selalu menyalahkan hidup bila nasib tidak kunjung berubah. Boleh jadi do’a dan ikhtiar belum maksimal. Jangan berputus asa dan pantang menyerah. Jalan kesuksesan luas membentang di hadapan.

Semesta memberikan umpan balik serupa dengan apa yang kita pikirkan. Jika kita hanya sibuk mengeluh maka boleh jadi hidup akan semakin banyak dengan keluhan dan semakin ruwet. Sebaliknya, jika kita isi hidup dengan penuh rasa syukur dan pikiran positif Insya Alloh hidup akan berangsur membaik. Bila hidup kita hari ini sudah baik jaga diri agar tetap rendah hati. Karena arogansi hanya akan mendatangkan duka yang amat memilukan seperti perusahaan Sony.

 Selamat berubah. Sambut kehidupan penuh tantangan dengan semangat perubahan menuju hidup lebih baik.

Photo credit by Photobucket

NOTE :
Mau update artikel-artikel mencerahkan melalui smartphone seperti yang barusan Anda baca? Langsung saja save + invite nomor WA saya di 0856 9974 568. Bagi yang invite saya akan bagikan BONUS sebuah free ebook atau audiobook. TINGGAL PILIH. Dua-duanya keren koq.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *