Kenali Mental Block Yang Menghalangimu Meraih Kekayaan

By | October 19, 2016

resiliensi_1

Kita sudah mengetahui pentingnya membangun mindset yang positif. Minggu yang lalu kita menyadarinya pentingnya mindset keberlimpahan. Sebuah mindset yang dipenuhi oleh rasa yakin bahwa kebebasan finansial mampu diwujudkan. Mampu dimanifestasikan dalam kenyataan.

Mindset keberlimpahan itu ditopang oleh 3 pilar. Optimisme. Daya tahan. Kreatifitas. Dimana ketiga pilar ini selalu dibarengi dengan cara berfikir dan sikap yang positif. Penyakit yang sering menyerang orang kebanyakan demi meraih financial freedom ialah munculnya mental block. Yaitu parasit mindset dan bentuk pemikiran yang memberikan blok penghalang bagi datangnya keberlimpahan rezeki.

Dua jenis mental block yang biasa menghinggapi ialah pertama sikap pesimis dalam memandang kekayaan. Merasa tidak yakin, kurang pede bahwa kekayaan bisa diraih. Kedua munculnya sikap sinis seperti : ngapain kaya toh kekayaan gak bisa dibawa sampai mati. Sikap seperti ini kelihatan benar namun amat membahayakan dan mengubur tumbuhnya mindset keberlimpahan.

Dalam ilmu positive psychology yang dipopulerkan oleh Martin Selligman dari Universitas Pennsylvania membuktikan bahwa mindset positif akan menghasilkan sikap yang positif yang ujung-ujungnya akan berbuah keberhasilan, kemapanan dan kemakmuran.

Coba kita renungkan lingkaran kelam yang menggelayuti hidup keseharian seandainya kita hanya bisa mengeluh dan mengeluh. Siklusnya akan menjadi begini : Mengeluh dan fokus pada negatif hanya akan membawa dalam lingkaran setan yang muram → makin sering mengeluh → makin lenyap energi positifmu → makin mekar aura kesedihanmu → dan saat pikiran kian sedih maka otakmu gagal menemukan terobosan solusi kreatif → dan hidupmu akan terpuruk → akan membuat anda mengeluh lagi → dan anda semakin terpuruk lagi.

Jadi bila Anda hanya mengeluhkan kesulitan seperti biaya hidup makin mahal, keadaan ekonomi yang belum membaik maka secara mengejutkan justru kesulitan-kesulitan yang Anda keluhkan tadi akan balik menghampiri.

Mengapa demikian? Riset telah membuktikan pada saat Anda sering mengeluh bagian otak kreatif Anda akan semakin malas berfikir. Semakin hebat keluhan Anda semakin malas otak Anda buat menemukan solusi kreatifnya. Akibatnya Anda menjadi semakin terpuruk.

Supaya Anda terhindar dari penyakit mental block ini maka Anda harus memiliki 3 pilar tadi yakni : optimisme, daya tahan dan kreatifitas.

Sebuah penilitian mengkonfirmasi bahwa orang-orang yang optimis lebih cenderung mampu mencapai yang dia impikan dibanding dengan para pesimis. Ada 3 cara untuk membangkitkan sikap optimis dalam diri Anda :
1. Fokus pada kekuatan dan kelebihan yang ada dalam diri Anda.
2. Fokus pada cerita sukses yang pernah Anda raih, betapapun kecilnya.
3. Fokus pada langkah-langkah kecil (baby steps).

Bila Anda memiliki kelebihan pintar dalam hal menulis maka Anda bisa membuat tulisan yang bagus. Biasanya orang yang rajin membaca memiliki wawasan yang lebih luas. Nah wawasan ini bisa dipadukan dengan keterampilan Anada dalam menulis. Sehingga tidak hanya membuat tulisan yang bagus namun juga bermanfaat bagi banyak orang. Fokuslah pada kelebihan Anda.

Anda bisa lulus sekolah dengan baik. Atau Anda bisa menuntaskan tugas-tugas kantor. Atau Anda memiliki blog dan artikel-artikel Anda banyak yang membaca. Padahal di tengah kesibukan bekerja Anda telah menyisihkan waktu masih menyempatkan menulis artikel. Itu adalah sebuah kisah sukses yang patut Anda apresiasi. Harus dirayakan. Itu mampu memunculkan sikap optimis.

Saya sangat menikmati proses menulis. Mengeditnya kemudian mencarikan gambar ilustrasi yang menarik dan pas dengan judulnya. Kemudian saya publish. Langkah-langkah kecil di atas bagian dari pembiasaan buat saya agar semakin muncul sikap optimis dalam menulis. Percaya bahwa artikel-artikel yang telah saya tulis banyak dibaca oleh orang juga bermanfaat bagi mereka. Aamiin..

Selanjutnya demi menghancurkan mental block Anda harus memiliki resiliensi atau daya tahan atau ketangguhan dalam berjuang. Resiliensi adalah selalu gigih berjuang dan terus ulet berusaha untuk mengatasi setiap tantangan yang ada, demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Keep moving. Keep fighting. Till the end.

Lalu bagaimana cara membangun resiliensi? Bagi seorang muslim sebuah prinsip perubahan yang harus dipegang ialah bahwa Alloh tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang ada pada diri mereka. Hal itu tercantum dalam surat Ar ra’du ayat 11.

Cara memelihara daya juang ialah dengan menjauhi paparan berita-berita negatif dan kurangi sikap mudah mengeluh. Semakin emosi Anda terpancing oleh berita-berita negatif semakin menguras daya juang Anda. Karena otak Anda kehabisan energi buat marah-marah, buat merasa kesal dan benci. Berikutnya Anda jauhi lingkungan klub orang mudah mengeluh. Lingkungan berpengaruh kuat dalam membentuk daya resiliensi.

Terakhir elemen pembangun mindset keberlimpahan ialah kreatifitas. Anda bisa dibilang kreatif jika Anda mampu menemukan solusi ketika menemui kendala dan tantangan. Kreatifitas tidak hanya dimiliki oleh bagain periklanan saja. Atau orang-orang yang berkecimpung dalam dunia desain. No, kreatifitas merupakan bagian dari kita semua.

Ada sebuah kisah seorang pekerja pabrik yang sukses dengan mengandalkan kreatifitasnya. Di tengah kegalauannya menerima nasib di-PHK oleh perusahaan tempat dia bekerja, dia dengan tekum mempelajari ilmu internet. Kelak dia ingin melalui internetlah keajaiban bisa muncul.

Kini dia memiliki perusahaan jasa optimasi web yang sudah dia lakoni sejak lama beserta temannya. Kreatifitas selalu ada bila Anda mampu memunculkannya.

Optimis. Resiliensi. Kreatifitas. Kenanglah 3 kata ini demi menghancurkan mental block yang menghalangimu meraih kesejahteraan.

NOTE :
Mau update artikel-artikel mencerahkan melalui smartphone seperti yang barusan Anda baca? Langsung saja invite pin BBM saya : D3027B50 atau save + invite nomor WA saya di 0856 9974 568. Bagi yang invite saya akan bagikan BONUS sebuah free ebook yang sangat menarik.

Related posts :

2 thoughts on “Kenali Mental Block Yang Menghalangimu Meraih Kekayaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *