Cerita Perubahan

By | April 20, 2015

Nature

Demikian itu adalah karena sesungguhnya Alloh sekali-kali tidak akan merubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri dan sesungguhnya Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. -Surat Al Anfal ayat 53-

Siapa yang tidak kenal Nokia? Perusahaan produsen ponsel asal Finlandia itu pernah dinobatkan sebagai salah satu dari 50 perusahaan yang bisa mengubah wajah dunia. Mungkin masih terbayang dalam pikiran kita manakala Nokia masih merajai pasar ponsel dunia termasuk Indonesia. Mengalahkan para pesaingnya seperti Siemens, Motorola, Samsung saat itu. Siapa sangka perusahaan yang awalnya membuka bisnis pada perkebunan karet itu tiba-tiba menjelma menjadi produsen ponsel raksasa. Berbagai produknya waktu itu laris manis bak kacang goreng. Mulai dari para pejabat hingga anak sekolahan tak lepas ponsel Nokia di genggaman.

Namun cerita kejayaan itu seperti telah sirna ditelan bumi. Merk ponsel yang dulu pernah menduduki singgasana kehebatan itu tergolek lemas tak berdaya. Saat ini matanya hanya menatap penuh kekaguman pada para pesaingnya. Nokia merindukan masa-masa kejayaan penuh kenangan. Tibalah saatnya Microsoft mengambil alih kemudi kepemimpinan untuk membangkitkan kembali raksasa yang sedang lumpuh layu ini.

Adalah Blackberry yang telah mengirim Nokia kepada taman kesunyian penuh kepiluan. Semenjak kehadirannya merk ponsel ini mampu memikat hati  penggunanya. Lambat laun pengguna ponsel Nokia berpaling ke Blackberry. Apa sebab Blackberry mampu melumpuhkan pasar Nokia? Jawabannya adalah inovasi (perubahan). Blackberry mempunyai keunggulan desain dan teknologi. Desainnya yang elegan membuat Nokia jadi ketinggalan jaman.

Kemudian era teknologi komunikasi berubah lagi. Platform yang dulu mengusung kecanggihan hardware sekarang disematkan software fenomenal bernama Android. Lalu Blackberry akankah masih bisa bertahan?

Sekelumit kisah di atas mendedahkan sebuah pesan yang sangat penting yaitu inovasi atau perubahan. Inovasi adalah senjata maut bagi perusahaan di era saat ini untuk tetap survive. Karena mereka yakin setiap saat dunia ini berubah. Hanya perusahaan yang mengikuti perubahanlah yang akan survive dari terpaan badai kehancuran.

Lalu bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah peka menyikapi perubahan? Alloh subhanahu wa ta’ala melalui Al Qur’an hendak memberitahu kita bahwa nasib tidak akan berubah begitu saja tanpa adanya usaha. Di era digital yang serba instan ini setiap pribadi dituntut berinovasi. Tidakkah kita perhatikan produk baru muncul dalam waktu yang sangat dekat. Artinya setiap diluncurkan produk baru maka ada kemungkinan produk lama akan tergerus dalam pusaran kematian. Hanya produk yang inovatiflah yang akan sanggup bertahan. Hanya pribadi yang sadar akan perubahanlah yang bisa menyelaraskan dengan perubahan itu sendiri.

Prinsip yang harus kita ingat : Alloh tidak akan merubah nasib suatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Semoga Alloh memberikan semangat perubahan menuju hidup lebih baik pada kita semua serta membekalinya dengan kemampuan untuk merubah. Aamiin.

Photo credit by : Vitor Jonqueira @flickr.com

NOTE :
Mau update artikel-artikel mencerahkan melalui smartphone seperti yang barusan Anda baca? Langsung saja save + invite nomor WA saya di 0856 9974 568. Bagi yang invite saya akan bagikan BONUS sebuah free ebook atau audiobook. TINGGAL PILIH. Dua-duanya keren koq.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *